Semua malapetaka bermula justru saat Negara Api membatalkan niat untuk menyerang. Substitusinya sungguh berbeda rupa dan misi: Bellatrix Lestrange. Perempuan Inggris itu ayu, sayang ia selalu lupa menyisir rambut tiap pagi. Apalagi mampir bulanan ke salon ala sosialita.

Di bulan Februari yang dingin, tanggal 18 tahun 1990, Bella datang sebagai kurir kutukan Tom Marvolo Riddle, anagram dari Lord Voldemort, penyihir paling jahat yang pernah ditulis oleh sejarah. Misinya adalah menancapkan kutukan Crucio 2.0 (baca: krusio tu poin o) ke bayi paling tampan yang lahir tahun itu. Tak lain tak bukan adalah bayi pasangan Soewarno-Suharti, saya.

Misi Bella sukses. Kedua orangtua saya sedang sibuk membawa negatif foto kelahiran saya ke tukang cetak, sedangkan perawat yang piket sibuk sendiri dengan urusan defekasi. Tak ada yang cacat dari saya kecuali nasib asmara. Kutukan Crucio 2.0 membuat subjeknya akan sial terus dalam urusan asmara sampai jangka waktu yang tak diketahui, bahkan oleh jurnalis desk Serangan Ilmu Hitam sekalipun.

Kabar burung yang beredar di kalangan jurnalis, Tom melakukan kekejian asmara itu agar ia tak memiliki saingan. Andai kutukan tersebut gagal mengenai saya, ada kekhawatiran banyak perempuan yang sukarela jadi pasangan saya. Tak peduli ia ada urutan ke berapa. Tom tak punya rencana menikah, hanya saja itu akan mengurangi stok perempuan yang bisa ia manipulasi otaknya. Perempuan yang sudah punya pasangan jauh lebih sukar diutak-atik otaknya.

Sampai saat ini, skor masih 1-0 untuk keunggulan Tom. Hingga usia 24 tahun, saya masih kesulitan dapat pasangan. Sementara saya nyaris putus asa, di satu tempat di Inggris sana Tom Marvolo Riddle sedang tertawa. Kejamnya dunia.

Ah setidaknya masih ada setitik harapan yang muncul. Beberapa bulan kemarin saya membaca surat kabar Inggris terpercaya, Guardian, yang memberi petunjuk di mana Bellatrix Lestrange tinggal sekarang ini. Keberadaan Bella menjadi penting karena ia adalah elemen utama untuk menghilangkan kutukan ini.

Kalian kenal Ayunda Faza Maudya alias Maudy Ayunda? Menurut Guardian, gadis itu adalah Bella yang sedang menyamar. Tom menyamarkan wujud Bella agar sosok aslinya tetap terselubung kabut, tak terjangkau korban Crucio 2.0. Bella tak boleh mati karena kutukan itu juga akan terkubur bersama dengan mayatnya. Dan saya tak boleh bertemu dengannya, karena jika beberapa kondisi terpenuhi kutukan itu bisa musnah.

Berikut ini kondisi yang harus dipenuhi agar kutukan Crucio 2.0 bisa lenyap sempurna:

  1. Mengajak kencan Maudy Ayunda di negeri kelahiran pemberi kutukan. Berdasarkan catatan Guardian dari Kementerian Sihir, Bellatrix Lestrange lahir pada 16 Februari 1964 di Leicester, Inggris.
  2. Salah satu lokasi kencan adalah hal yang paling ditakuti korban kutukan. Karena saya punya acrophobia (takut ketinggian), maka London Eye lebih dari tepat untuk memenuhi kondisi yang ditetapkan.
  3. Berfoto selfie di markas klub yang didukung korban. Kondisi ini adalah kompensasi poin kedua. Sebagai pendukung Liverpool sejak Rosalinda masih tayang di TV nasional, maka lokasi selfie-nya adalah Stadion Anfield. Lebih spesifik lagi, foto selfie harus dilakukan di depan patung Bill Shankly dan trofi Liga Primer Inggris. Harus ada minimal dua wajah di frame, maka mau tak mau saya harus mengajak Maudy berselfie ria.

 

Bill Shankly made the people happy, while Ayunda Maudy made me happy (poto: sunnysidesouthport.co.uk)

Bill Shankly made the people happy, while Ayunda Maudy made me happy (poto: sunnysidesouthport.co.uk)

 

Mengapa Bella tak menghindari kondisi itu? Karena dalam wujud Maudy Ayunda, ia kehilangan sebagian ingatan dan kemampuan sihirnya. Lalu apa konsekuensinya jika kutukan tersebut tak hilang? Bukankah tak jadi masalah jika seorang Shesar Andriawan terus menjomblo sampai akhir hayatnya? Toh kedamaian dunia tak akan terpengaruh. Inflasi tetap terkendali dan bank-bank tetap likuid.

Salah! Terima kasih kepada Guardian yang menemukan fakta ini sebelum semuanya terlambat. Andai kutukan Crucio 2.0 masih belum hilang hingga saya berusia 25 tahun, 18 Februari 2015 nanti, maka ada bencana besar yang akan terjadi.

Saya akan mulai mendapat kekuatan dari empat elemen: air, udara, api, dan bumi. Penguasaan saya akan lebih hebat dari seorang avatar sekalipun. Bagus jika saya tetap punya hati bersih. Yang jadi soal, di usia 40 tahun hati saya akan diambil alih Lucifer, boss para iblis. Saya akan jadi lebih jahat dari Lord Voldemort sekalipun. My power’s gonna be second to none. I am gonna be evil to the bone.

Diramalkan, pada usia 40 tahun itu saya akan menghancurkan dunia akibat putus asa asmara. Mulai dari Bumi sampai komet Halley, semua lenyap. Dampak kesendirian selama empat dekade akan meledak. Ledakan Krakatau, Tambora, dan Vesuvius cuma sekuku hitam jika dibandingkan. Tentu banyak pihak tak ingin malapetaka dahsyat ini terjadi.

Saya masih berjarak 16 tahun dari peristiwa itu dan ingin menghentikannya sebelum ada lilin 2 dan 5 di kue ulang tahun saya. Ah satu lagi, pada 1 April lalu saya membaca artikel menarik di Guardian. Kali ini tentang The Reds alias Liverpool FC.

Terakhir kali mereka juara EPL pada tahun 1990, sama persis dengan tahun lahir saya. Sejak itu pula mereka belum pernah kembali juara. Agar juara, korban Crucio 2.0 harus datang menyaksikan langsung mereka bertanding di Anfield. Tak bisa ditawar. Juli kemarin saya menonton mereka di Gelora Bung Karno dan di akhir musim mereka cuma berstatus nyaris juara, runner-up. Ini pertanda artikel tadi bisa dipercaya.

Kunjungan saya ke Inggris bukanlah bentuk keegoisan. Ini adalah itikad baik agar dunia tak terkena malapetaka dan Liverpool bisa kembali mengangkat trofil juara liga. Para pendukung The Reds pasti setuju bahwa Steven Gerrard harus melakukannya sebelum pensiun dan sibuk merawat ketiga putrinya.

©Shesar_Andri ~ Jakarta, 30 Mei 2014

Selamat ulang tahun Captain Fantastic

Jijik kan? Usir ke Inggris aja manusia ini!

Jijik kan? Usir ke Inggris aja manusia ini!

Kalian pasti sudah muak lihat wajah ini di Indonesia

Kalian pasti sudah muak lihat wajah ini di Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s